Penyakit Hidung yang Paling Sering Menyerang


Penting untuk mengawal hidung supaya tetap sehat. Di samping untuk mengalirkan udara terbit masuk supaya Anda dapat bernapas, hidung pun memainkan tidak sedikit peran urgen lainnya guna kesehatan. Misalnya guna menyaring zat asing dan menghirup bebauan di sekitar. Maka saat ada masalah dengan hidung Anda, semua tubuh Anda dapat sangat terganggu. Apa saja macam-macam penyakit hidung yang sangat umum terjadi?

Penyakit hidung yang umum, dari pilek hingga kanker


1. Pilek

Pilek adalahpenyakit hidung langganan seluruh kalangan, tanpa pandang bulu. Baik lelaki dan wanita, yang tua dan yang muda nyaris semuanya tentu pernah merasakan pilek.Sinusitis
Sinusistis ialah penyakit hidung yang terjadi dampak peradangan pada rongga sinus, yakni rongga di dekat saluran hidung di belakang tulang wajah yang mengandung udara.

Gejala sinusitis bisa terjadi secara tiba-tiba dan dilangsungkan hanya dalam masa-masa singkat (biasanya 4 minggu). Sinusitis ini seringkali disebut sinusitis akut. Namun andai gejalanya terjadi dalam masa-masa yang lebih lama, selama 3 bulan dan tidak jarang kambuh, ini dinamakan sinus kronis.

Peradangan pada sinus dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, mempunyai alergi, asma, atau penyumbatan struktural pada hidung atau sinus lebih mungkin merasakan sinusitis.

Jika Anda merasakan sinusitis akut, perawatan yang barangkali diberikan ialah antibiotik, dekongestan, semprotan steroid, dan anthistamin. Namun andai tidak mempan dan sinusitinya malah kian sering kambuh, dokter barangkali akan menganjurkan operasi sinusitis.

2. Flu (influenza)

Orang tidak jarang kali bingung memisahkan flu dan pilek biasa. Kedua penyakit hidung ini memang memunculkan fenomena yang serupa, tetapi keduanya diakibatkan oleh virus yang berbeda.

Influenza atau flu biasa diakibatkan oleh tiga jenis virus flu, yakni influenza A, influenza B, dan inluenza C. Jika pilek dapat terjadi kapan saja di sepanjang tahun, penyebaran flu seringkali lebih musiman.

Gejala flu tidak jarang datang tiba-tiba dan bisa dilangsungkan selama 7-10 hari, namun flu dapat sembuh sepenuhnya dan tidak berbahaya. Namun, sejumlah orang yang mempunyai daya tahan tubuh lemah dapat mengalami fenomena flu yang lumayan parah dan mungkin menakut-nakuti jiwa dampak komplikasinya.

Jenis beda dari flu ialah flu burung (H5N1, H7N9) dan flu babi (H1N1).

3. Pilek

Pilek adalahpenyakit hidung langganan seluruh kalangan, tanpa pandang bulu. Baik lelaki dan wanita, yang tua dan yang muda nyaris semuanya tentu pernah merasakan pilek.

Pilek seringkali disebabkan oleh infeksi rhinovirus. Gejala pilek seringkali muncul 1-3 hari sesudah terpapar virus tersebut. Virus ini bisa menyebar melewati tetesan aiur liur yang menyembur di angkasa saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin. Kemudian, rhinovirus masuk ke tubuh orang sehat melewati mulut, mata, atau hidungnya.

Di samping hidung meler dan tersumbat, fenomena pilek dapat termasuk sakit tenggorokan, bersin-bersin, demam ringan, badan pegal linu, dan sakit kepala.

Pilek seringkali tidak berbahaya, namun terkadang dapat juga menjadi fenomena dari penyakit tertentu.

4. Infeksi drainase pernapasan atas (ISPA)

Infeksi drainase pernapasan atas (ISPA) ialah infeksi akut yang menyerang satu komponen drainase pernapasan unsur atas. Organ yang tergolong ke dalam sistem drainase pernapasan atas mencakup hidung, sinus, faring (kerongkongan/tenggorok), dan laring (kotak suara).

Penyebab ISPA ialah virus atau bakteri. Virus utama penyebab ISPA ialah rhinovirus dan coronavirus.

ISPA bisa terjadi kapan saja, tapi sangat sering terjadi pada musim hujan (dari bulan Oktober hingga Maret). ISPA juga lumayan sering menyerang anak-anak.

Gejala ISPA yang umum hadir antara lain:

  • Batuk kering tanpa dahak
  • Demam ringan
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Sulit bernapas atau bernapas cepat
  • Kulit berwarna kebiruan dampak kekurangan oksigen
  • Gejala sinustis laksana wajah terasa nyeri, hidung beringus, dan kadang-kadang rasa sakit dan demam.
ISPA jangan disepelekan. ISPA dapat menambah risiko Anda terpapar pneumonia, khususnya pada bayi dan anak-anak.

5. Kanker nasofaring

Karsinoma nasofaring ialah kanker yang menyerang rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut, sampai bagian atas faring (tenggorokan). Karsinoma sel skuamosa atau squamous cell carcinoma (SCC) ialah jenis kanker yang sangat umum di wilayah ini. SCC timbul dari jaringan lapisan hidung.

Mimisan berulang ialah gejala umum dari karsinoma nasofaring. Kanker ini juga dapat menyebabkan ingus yang terbit selalu berisi bercak darah.
Penyakit Hidung yang Paling Sering Menyerang Penyakit Hidung yang Paling Sering Menyerang Reviewed by dzaky on 05.44 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.