Highlight Go Ahead Challenge 2019, Perjalanan Panjang Mencari Karya Epik

Highlight-Go-Ahead-Challenge-2019-Perjalanan-Panjang-Mencari-Karya-Epik

Go Ahead Challenge (GAC) kembali digelar tahun ini. Ini menjadi tahun kelima kompetisi ini digelar. Pada tahun ini, GAC 2019 berkolaborasi dengan Studio 1212 untuk mencari bakat-bakat baru di bidang musik, fotografi/film, dan bidang visual art. Peserta yang ikut kompetisi ini akan ditantang untuk menunjukkan karya epik mereka. 

Event GAC 2019 

GAC 2019 mulai membuka submisi karya pada 15 Maret 2019 lalu dan berakhir 30 Juni 2019. Berikut ini merupakan rangkuman event GAC 2019 ini. 

1. Bertajuk “Biar Tapi Jadi Bukti” 

GAC 2019 mengusung tajuk “Biar Tapi Jadi Bukti”. Tema ini sekaligus menjadi tantangan bagi para finalis untuk menghilangkan keraguan mereka dalam berkarya, bagaimana mereka mengubah kata “Tapi” menjadi karya seni yang epik. 

2. Jajaran Mentor 

Finalis GAC 2019 tidak berjalan sendiri. Mereka didampingi oleh para mentor yang sudah terbukti ahli di bidangnya masing-masing. Berikut ini adalah jajaran mentor yang ikut dalam GAC tahun ini : 
  • Jason Ranti (Musik) 
  • Gerald Situmorang (Musik) 
  • Rekti Yoewono (Musik) 
  • Anggun Priambodo (Fotografi/film) 
  • Alain Goenawan (Fotografi/film) 
  • Fanfani (Fotografi/film) 
  • Sarkodit (Visual Art) 
  • Fluxcup (Visual Art) 
  • Muchlis Fahri ‘Muklay’ (Visual Art) 

3. Jajaran Kurator 

Untuk menentukan pemenang dari kompetisi ini, dibutuhkan tim kurator untuk menilai. Berikut ini adalah daftar orang yang terlibat sebagai kurator GAC 2019 : 
  • Widi Puradiredja (Musik) 
  • Lucky Kuswandi (Fotografi/Film) 
  • Naufal Abshar (Visual Art) 

4. Program Kreatif 

Para finalis tidak hanya belajar dengan para mentor. Lebih dari itu, mereka melihat langsung proses kreatif yang dilakukan oleh para mentor. Beberapa kegiatan yang mereka lakukan diantaranya adalah : 

  • Mengunjungi creative space 
  • Melihat langsung proses kreatif yang dilakukan oleh para mentor di studionya 
  • Mengikuti workshop di Gudskul Studi Kolektif 

Dengan berbagai agenda kreatif ini, diharapkan para peserta bisa mendapatkan inspirasi untuk karya yang akan mereka buat. 

5. Semua Finalis Bekerja Dalam Kelompok 

Konsep GAC 2019 ini cukup menarik. Para finalis akan bekerja bersama dalam suatu kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang dengan bidang seni yang berbeda-beda. Karena ada 9 orang finalis, maka ada 3 kelompok yang dibentuk. Setiap kelompok wajib membuat karya kolaborasi. Karya epik hasil kolaborasi ini akan dipamerkan dalam pagelaran Soundrenaline 2019 di GWK, Bali. 

6. Hasil Karya Dipamerkan di Festival Soundrenaline 2019 

Soundrenaline menjadi sedikit berbeda tahun ini. Jika biasanya festival musik terbesar di Asia Tenggara ini hanya menampilkan berbagai pertunjukan musik dari berbagai genre dan generasi, kali ini festival ini juga diisi dengan pameran karya seni dari para finalis GAC 2019. 

Ada 3 instalasi seni yang dipamerkan, yaitu instalasi seni bertajuk ‘Siska’, ‘Kursi Perspektif’, dan ‘Deep Limbic System’. Setiap karya epik ini dibuat dengan berbagai teknik dan elemen berbeda sehingga setiap karya mampu memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung. 

7. Dipilih Satu Pemenang Terbaik Dari Masing-Masing Bidang 

Soundrenaline 2019 juga menjadi tempat mengumumkan pemenang dari kompetisi ini. Setiap bidang seni akan diambil satu pemenang. Finalis yang memenangkan kompetisi ini adalah Hondo (musik), Ahdiyat (Visual Art), dan Zhaddam Aldhy (Fotografi/film). Para pemenang ini mendapat kesempatan untuk belajar lebih lanjut dan mengembangkan diri dengan para kurator. 

Nah, itulah rangkuman event GAC 2019. Dari rangkuman ini bisa dilihat bahwa kompetisi ini telah melalui perjalanan yang cukup panjang untuk bisa memilih para pemenang dengan karya epik terbaik. Semoga di tahun mendatang, semakin banyak seniman yang mau berkarya dan tidak ragu untuk mengekspresikan diri melalui karya yang dibuatnya.
Highlight Go Ahead Challenge 2019, Perjalanan Panjang Mencari Karya Epik Highlight Go Ahead Challenge 2019, Perjalanan Panjang Mencari Karya Epik Reviewed by dzaky on 06.28 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.